Tidak Ada Kesalahan Di Pilwali Probolinggo

Tidak Ada Kesalahan Di Pilwali Probolinggo

Portal Berita – Sri Sugeng Pudjiatmoko mengungkapkan, pasca kerusuhan pihaknya langsung turun ke lapangan untuk mencari apakah ada pelanggaran seperti yang diminta salah satu massa calon walikota.
Kerusuhan sempat tejadi di Kota Probolinggo akibat adanya dugaan pelanggaran dalam Pemilihan Walikota (Pilwali). Namun, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Timur yang turun ke lapangan tidak menemukan unsur pelanggaran.
Menurut salah satu anggota Bawaslu Jatim divisi penindakan, kerusuhan yang terjadi di Probolinggo dalam Pilwali terjadi karena di duga ada kotak suara yang tidak tersegel. Sehingga memicu terjadinya ketidak transparan dalam pemilihan.
tapi menurut anggota Bawaslu, “Tidak ada temuan pelanggaran. Awalnya itu bermula ada kotak suara yang tidak tersegel, kita sendiri juga tidak tahu kenapa itu bisa menjadi pemicu. Padahal kalau memang tidak tersegel kan masih ada tahapan yang bisa membuktikan jika dikhawatirkan berita acaranya atau surat suara berubah,” ungkapnya.
Sejak awal perhitungan suara di tingkat KPPS kelurahan Mayangan sudah ada protes dari para saksi pasangan calon yang tidak mau melakukan perhitungan dengan TPS yang berurutan. Pihaknya juga meminta kepada Panwas segera membuat laporan kronologis sebagai laporan resmi. Menurutnya, Panwas Kota Probolinggo belum sempat membuat laporan dikarenakan seluruh data PPL sempat diamankan ke tempat yang aman saat kerusuhan.
Paling tidak besok semua data termasuk laptop PPL akan diamankan ke tempat yang aman dan baru di kembalikan kemarin ke panwas.