Semua Aset Anas Yang Ada Di Yogyakarta Akan Disita KPK

Semua Aset Anas Yang Ada Di Yogyakarta Akan Disita KPK

Portal Berita – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan akan menyita aset tanah dan bangunan di Yogyakarta, yang diduga kuat terkait dengan tindak pidana pencucian uang oleh Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Namun, hingga hari ini, Minggu 9 Maret 2014, beberapa aset yang diduga milik Anas atas nama orang lain tersebut belum terlihat disita oleh penyidik KPK. satu aset tanah seluas lebih dari 7.000 meter persegi yang terletak di pertigaan Jogokaryan, Mantrijeron, tampak belum ada tanda penyitaan aset oleh KPK.

Begitu juga bangunan rumah seluas 200 meter persegi yang sedang dibangun empat lantai, juga tidak nampak ada tanda penyitaan aset. Termasuk, tanah yang terdapat bangunan belum jadi di selatan Kandang Menjangan, tampak tidak ada tanda penyitaan.

Setelah dijadikan tersangka oleh KPK dalam gratifikasi proyek Hambalang dan kasus-kasus lainnya, setidak penyidik KPK telah mendatangi kelurahan Mantrijeron sebanyak tiga kali untuk menanyakan aset-aset atas nama mertuanya, Kyai Attabig Ali.

Sepengetahuan kelurahan hanya ada satu aset tanah seluas 7.000-an meter persegi di Jalan Jogokaryan yang digunakan untuk arena olahraga santri Pondok Pesantren Krapyak. “Untuk aset tanah lainnya, kita tidak mengetahuinya,” ujarnya.

Wasito mengatakan bahwa hingga saat ini pihak kelurahan juga tidak menerima pemberitahuan adanya penyitaan aset tersebut oleh KPK, meski telah mengumumkan penyitaan aset yang diduga milik Anas.