Proklamasi Di Museum Wasaka

Proklamasi Di Museum Wasaka

Portal Berita – Para wisatawan biasanya mengunjungi tugu proklamasi jika ingin mengingat kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. tapi di museum wasaka banjarmasin para wisatawan bisa melihat bukti sejarah proklamasi pada tanggal yang berbeda.

Di kota Banjarmasin tepatnya di kelurahan Sungai Jingah terdapat sebuah museum perjuangan yang bernama museum Wasaka. museum ini memiliki bangunan arsitektur yang khas dari banjar yang di sebut rumah Bubungan tinggi.

Dahulu ini merupakan hunian warga, kemudian berubah fungsi tahun 1991 menjadi museum. Tujuannya menjaga kelestarian bangunan tradisional Banjar. Nama Wasaka diambil dari motto perjuangan masyarakat Banjar, “Waja Sampai Kaputing” yang artinya perjuangan tiada henti hingga tetes darah penghabisan.

Seperti namanya, Museum Wasaka merekam jejak perjuangan rakyat Kalimantan Selatan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Di dalam Museum ini terdapat sekitar 400 benda bersejarah, yang umumnya merupakan peralatan dan perlengkapan yang digunakan saat perang.

Memasuki pintu museum, pada dinding sebelah dalam, pengunjung disuguhi sebuah ukiran bertuliskan “Warisan perjuangan ini kami titipkan kepada generasi penerus untuk dikenang dan dihayati nilai yang terkandung di dalamnya”.

Awalnya saya tersentuh dengan kalimat tersebut, kemudian perasaan menjadi kembali datar. Satu persatu display benda sejarah saya nikmati. Perlahan, rasa salut dan bangga kembali membuncah di hati, melihat semangat juang para pahlawan meski dengan keterbatasan peralatan perang.

Mendekati pintu keluar, tubuh saya bergetar hebat saat membaca sebuah naskah proklamasi. Di Museum ini saya baru menemukan Proklamasi 17 Mei 1949.

Ternyata di dalam Perjanjian Linggarjati dan Renville, dinyatakan bahwa Kalimantan tidak menjadi daerah Republik Indonesia. Namun kecintaan rakyat Kalimantan terhadap Republik Indonesia membuat mereka tetap ingin bersatu dengan NKRI.

Melalui perjuangan panjang, akhirnya aspirasi ini diwujudkan dalam bentuk proklamasi oleh Pemerintah Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Sebuah proklamasi kesetiaan kepada NKRI, memenuhi proklamasi 17 Agustus 1945.

Saya kembali teringat dengan tulisan tadi. Inilah warisan yang harus dihayati. Seberapa setia kita pada negara ini, dan pada pembangunannya? Saya jadi kembali menakar kontribusi yang sudah disumbangkan.

Museum Wasaka beroperasi dari hari Selasa-Kamis, mulai pukul 09.00-12.00 WITA, kemudian dibuka kembali pukul 13.30–15.00 WITA. Sedangkan pada hari Jumat, museum dibuka mulai pukul 09.00–11.00 WITA dan Sabtu–Minggu pukul 09.00–12.30 WITA. Museum tutup pada hari Senin dan libur nasional.