Kenaikan Gaji PNS Disiapkan Oleh Pemerintah Sebesar Rp 6 Triliun

Kenaikan Gaji PNS Disiapkan Oleh Pemerintah Sebesar Rp 6 Triliun

Portal Berita – Jakarta,mulai januari2019 pemerintah akan menaikkan gaji pensiun sebesar 5% dan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS). Lantas berapa banyak dana yang disiapkan oleh pemerintah ?

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani Jasi, menyatakan dana yang disiapkan oleh pemerintah sebesar Rp 5 sampai Rp 6 triliun. Dana tersebut hanya untuk PNS yang berada di pemerintahan pusat saja.

“Gaji pokok yang dipersiapkan sebesar Rp 5 triliun sampai Rp 6 triliun rupiah untuk menaikkan gaji pokok” kata Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani Jasi.

Sedangkan untuk pemerintahan daerah akan dialokasikan dari dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 414,9 triliun rupiah.

“Untuk daerah masuk ke APBD dan diperhitungkan dalam DAU yang akan dipertimbangkan ke APBN,” kata Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani Jasi.
Selain itu, untuk THR dan Gaji ke-13 Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani Jasi menyebutkan akan diberikan kepada PNS begitu juga dengan tunjangan kinerja. Adapun tunjangan yang diberikan berdasarkan evaluasi kinerja dari Kementerian atau Lembaga oleh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) yang nilainya menentukan besaran yang akan diterima oleh PNS.
“posi masing- masing lembaga berbeda-beda, ada yg 47 persen, 60 persen, 70 persen dan 80 persen. Kita harapkan, supaya betul-betul maksimal melakukan reformasi dan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakatnya,” ujar Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani Jasi.
Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani Jasi menjelaskan selain menjaga dampak inflasi terhadap gaji pokok, kenaikan gaji PNS juga akan membantu PNS yang bersangkutan ketika pensiun. Sebab gaji pensiun relatif tidak terlalu besar. Maka dengan menaikkan gaji pokok itu sedikit membantu para pensiun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak sependapat jika kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) pada tahun depan, sebagai kebijakan yang politis jelang Pilpres 2019. Mantan Direktur Bank Dunia menjelaskan, bahwa kenaikan gaji tersebut sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan, dimana selama ini belum pernah mengalami kenaikan. Menurutnya, kenaikan gaji tersebut tidak membebani APBN 2019, karena telah diperhitungkan secara baik.