Pemerintah Telah Menambah Anggran Rp200 Juta Untuk Mengantisipasi Bencana

Selasa 21 Januari 2014, Syamsul Ma’arif sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengungkapkan bahwa pemerintah telah menambah jumlah dana untuk dialokasikan bagi penanggulangan bencana sebesar Rp200 miliar.

Menurut Syamsul anggaran sebesar itu digunakan untuk kesiapan dan tanggap darurat bencana.

“Seperti pelaksanaan pemenuhan pelayanan pengungsi, ada kebutuhan mendesak seperti perlu tambahan perahu karet,” Katanya.

Seperti di ketahui bahwa Pemerintah sebelumnya juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar. Dari anggaran itu, sudah dibagikan kepada tiap-tiap provinsi di Indonesia sebesar Rp34 miliar.

Sementara saat ini BNPB belum bisa memastikan besaran kerugian akibat bencana yang terjadi di seluruh Indonesia.

“Untuk rekonstruksi beda lagi, itu butuhnya bisa triliunan.” kata Syamsul.

BNPB telah mencatat jumlah tanah longsor sebanyak 28 kejadian, banjir di seluruh Indonesia mencapai 75 kejadian, sementara banjir yang disertai tanah longsor sebanyak 28 kejadian, total ada 106 bencana.

Bencana ini kebanyakan terjadi di Jawa. dan tercatat yang mengalami kerusakan adalah sarana pendidikan, ibadah, kesehatan dan sarana umum.

Pengungsi sudah capai 617.734 jiwa. Antara lain di Jawa Tengah, Jawa Barat, Maluku Tengah, Jambi, Lampung dan Sulawesi Utara akibat Sinabung.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatyologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan akan terus terjadi dan saat ini mengarah ke timur.