Para Nelayan Aceh Memperingati Bencana Tsunami

Banyak dari para nelayan di aceh yang menyandarkan perahu mereka di sepanjang muara Kreung di Aceh. ini adalah bentuk dari memperingati 9 tahun Sunami di Aceh. ini adalah kenangan yang sangat pahit untuk seluruh warga Aceh.

hari dimana bencana sunami Aceh terjadi yakni 26 Desember adaalh hari yang buat nelayan Aceh tidak boleh melakukan aktivitas melaut. hal ini di lakukan mereka untuk memperingati terjadinya bencana tersebut. dan untuk mengisi waktu, mereka mempersiapkan kebutuhan untuk melaut di esok hari dan memperbaiki peralatan melaut mereka.

Kebiasaan ini sudah mereka lakukan sejak satu tahun pasca terjadinya bencana sunami 2004 lalu. yang menggagas hal tersebut adalah Panglima Laot Lhok Kreung Aceh setelah melakukan musyawarah dengan para panglima laot di seluruh kabupaten ACeh.

Selain memperbaiki peralatan melaut, mereka juga melakukan doa bersama dan berdzikir untuk mendoakan para korban bencana Sunami yang telah meninggal.

Dan buat mereka yang tidak meng endahkan himbauan untuk tidak melaut, maka akan di kenakan sanksi yakni di larang untuk memasuki daerah tersebut untuk menjual hasil tangkapan mereka dan selama satu minggu di larang untuk melaut.

Para nelayanlun juga menghormati himbauan tersebut dan tidak melakukan sesuai dengan yang di sepakati dalam musyawarah. hal ini juga menjadi sebuah pengetahuan untuk para anak cucu mereka bahwa pernah terjadi bencana yang dahsyat melanda tanah kelahiran mereka.