Pentingnya Mengetahui Gizi Anak Dari Sejak Dini

Kesehatan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Masalah kesehatan tidak hanya meliputi berbagai penyakit, namun juga gizi.

“Gizi seimbang itu sebagai input untuk mengurangi masalah kesehatan karena perilaku,” kata Dr Anung Sugihantono, M. Kes,

Ia menyampaikan bahwa gizi merupakan investasi kesehatan. Masalah gizi di Indonesia saat ini tidak hanya bicara tentang isu kurang gizi, namun juga gizi lebih atau obesitas. Hal ini seringkali memicu masalah lainnya seperti perawakan pendek pada anak.

Prevalensi anak usia 6-12 tahun yang mengalami kependekan adalah 25,6 persen. 11,2 persen di antaranya adalah anak kekurusan dan sisanya sekitar 9,2 persen dialami anak yang mengalami kegemukan.

“Anak pendek tidak selalu kekurangan gizi, tapi kalau kekurangan gizi, kemungkinan anak tumbuh pendek, besar,” kata Dr. Laila Hayati, M. Gizi, SpGK.

Pertambahan umur seorang anak idealnya diikuti oleh pertambahan berat dan tinggi. Namun tidak demikian dengan anak yang mengalami nutrisi tidak seimbang.

Diet yang seimbang adalah diet yang mengandung banyak variasi makanan. Asupan makanan harus menyediakan seluruh zat gizi esensial dan energi yang cukup.

Dalam sehari seorang anak harus memenuhi kebutuhan kalori yang cukup agar pertumbuhannya sempurna. Anak usia 7-9 tahun membutuhkan 1.800 kalori dan anak usia 10-12 tahun membutuhkan sekitar 2.050 kalori. selain kalori, terdapat juga kebutuhan protein dan kalsium yang penting bagi pertumbuhan tinggi anak.