Hati-Hati Dengan Aktivitas Anda, Bisa Jadi Membahayakan Saraf

Hati-Hati Dengan Aktivitas Anda, Bisa Jadi Membahayakan Saraf

Portal Berita – Udara dingin mengharuskan tubuh terus beraktivitas agar kehangatan tercipta. Tapi akan bisa membuat rasa nyeri jika berolahraga di keadaan udara yang dingin.

Seorang terapis fisik ortopedi di Los Angeles, Vivian Eisenstadt, menjelaskan bahwa udara dingin membuat otot kehilangan lebih banyak panas. Akibatnya, tubuh terasa lebih sesak. persendian pun merasakan efeknya. Ia jadi tidak seelastis biasa. Otot akhirnya kehilangan ruang jangkauan bergerak, dan saraf jadi lebih rentan terjepit.

Belakangan ini kasus saraf terjepit sedang mencuat lantaran mentalis Deddy Corbuzier di Indonesia mengalaminya. Ia mendadak tampil dengan kursi roda dan mengaku saraf belakangnya terjepit tulang ekor saat berolahraga.

Aktivitas di daerah yang bercuaca dingin akan bisa mengakibatkan terjadinya saraf terjepit. rasa nyeri pada tubuhh akan lebih meningkat dan mudah rusak jika otot di paksa bekerja lebih keras.

Cara mencegahnya pun sebenarnya sederhana. "Bisa jadi tubuh hanya membutuhkan waktu yang lebih lama pemanasan untuk pemanasan,”.

Jika mengikuti sebuah aturan, pemanasan di lakukan selama 10 menit sebelum berolahraga. Itu untuk suhu normal. Jika ada penurunan suhu sebesar 10 derajat, pemanasan harus lebih lama lima menit.

Pemanasan bisa di lakukan dengan latihan kardio ringan, seperti berjalan cepat. Itu akan meningkatkan suhu tubuh dan memastikan oksigen serta darah mengalir lancar.