Intip Tanda Yang Biasanya Muncul Bila Produk Kecantikan Tidak Sesuai Dengan Kondisi Kulit

 Intip Tanda Yang Biasanya Muncul Bila Produk Kecantikan Tidak Sesuai Dengan Kondisi Kulit

Portal Berita – Produk makeup dan perawatan kulit memang masalah personal, karena setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda yang membuat setiap orang membutuhkan produk yang berbeda juga. Alih-alih membuat penampilan menjadi maksimal dan kulit menjadi bebas masalah, pemakaian produk makeup maupun skin care yang salah pada akhirnya mendatangkan masalah baru bagi kulit Anda.

Nah, saat sedang mencoba produk makeup atau skin care, biasanya kulit akan menunjukkan beberapa tanda yang mengisyaratkan bahwa produk yang sedang Anda pakai tidak sesuai dengan kondisi kulit dan sebaiknya harus segera dihentikan pemakaiannya. Bahkan beberapa tanda tersebut bisa langsung terasa ketika Anda melakukan patch test. Sebenarnya, apa saja tanda yang muncul bila produk kecantikan yang Anda pakai membahayakan kondisi kulit Anda? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Sensasi Terbakar Saat Menggunakan Produk

Salah satu tanda yang muncul ketika Anda menggunakan produk kecantikan terutama skin care yang salah adalah adanya sensasi terbakar pada kulit. Banyak orang masih mengira bila ada sensasi terbakar, maka tandanya produknya sedang bekerja. Namun pandangan tersebut ternyata salah kaprah. Menurut seorang dermatolog dari Derm Warehouse bernama Alan J. Parks, MD, sensasi terbakar yang muncul saat menggunakan produk kecantikan bisa disebabkan karena kandungan dalam produk tersebut yang terlalu keras terutama bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.

Untuk itu, sebelum mencoba dan menggunakan sebuah produk kecantikan, Anda harus memeriksa kandungan yang terdapat dalam produk kecantikan tersebut. Pastikan tidak memiliki kandungan yang seharusnya dihindari bagi pemilik kulit sensitif, ya.

2. Kulit Menjadi Sangat Kering Bahkan Mengelupas

Kondisi kulit yang sangat kering tak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, melainkan juga faktor eksternal antara lain seperti perubahan cuaca, terlalu lama mandi dan juga penggunaan produk kecantikan, terutama skin care yang kurang sesuai dengan tipe kulit Anda. Saat menggunakan produk kecantikan yang kurang tepat, biasanya area wajah yang pertama kali terlihat sangat kering adalah kulit di area sekitar hidung dan mulut. Bila hal tersebut terjadi, mungkin Anda terlalu banyak menggunakan acne spot treatment dengan kandungan retinoid atau benzoyl peroxide.

Berdasarkan penjelasan dari Tsippora Shainhouse MD, seorang Clinical Instructor di University of Southern California, beberapa produk skin care dengan klaim anti-aging seringkali membuat kulit mengelupas sebagai tanda bahwa produk sedang bekerja mengangkat sel kulit mati dan meregenerasi sel kulit sehingga kulit wajah akan tampak lebih sehat dan awet muda. Namun bila efek mengelupasnya sudah sangat berlebihan, Anda perlu segera menghentikan pemakaian produk skin care tersebut.

3. Muncul Kemerahan Serta Iritasi

Munculnya kemerahan serta iritasi pada kulit bisa terjadi karena beragam faktor, salah satunya adalah alergi pada kandungan tertentu dalam produk kecantikan. Tak sedikit orang yang tertarik membeli sebuah produk kecantikan karena tergoda dengan kemasannya yang menggemaskan atau klaimnya yang dapat menjawab kebutuhan kulit. Padahal, kemasan yang menarik dan klaim yang ditawarkan tak semuanya benar-benar bisa bekerja dengan efektif pada kulit Anda. Karena kembali lagi, produk perawatan kulit adalah masalah personal. Mungkin ada produk yang cocok dan banyak mendapat review positif dari banyak orang, namun setelah Anda coba ternyata tidak memberikan hasil yang sama bagusnya pada kulit Anda. Bisa saja produk tersebut mengandung bahan-bahan yang dapat memicu iritasi, seperti fragrance, paraben dan SLS.

4. Wajah Menjadi Sangat Berminyak

Bila wajah Anda menjadi sangat berminyak lebih dari biasanya setelah beberapa kali mencoba menggunakan sebuah produk kecantikan, maka tandanya produk yang Anda gunakan kurang tepat dan tidak sesuai dengan kondisi kulit Anda. Pada dasarnya kulit memiliki kemampuan untuk memproduksi minyak alami saat kondisinya sedang sangat kering. Namun, bila Anda menggunakan produk skin care yang kurang dapat melembapkan atau jutsru menghilangkan kadar kelembapan alami kulit, maka secara alami kulit akan menghasilkan lebih banyak minyak untuk menjaga kondisinya agar tidak kering.

Seorang dermatologis sekaligus pendiri Schweiger Dermatology Group bernama Eric Schweiger, MD mengatakan bahwa kondisi tersebut dapat dihindari dengan memilih produk pelembap yang diperkaya dengan kandungan hyaluronic acid dan menggunakan produk pembersih wajah dengan formula yang ramah untuk kulit sehingga tidak membuat kulit menjadi kering atau tertarik. Kondisi kulit yang terlalu kering bisa memicu kelenjar minyak lebih aktif memproduksi minyak di wajah Anda.

5. Munculnya Dark Spot, Hiperpigmentasi dan Sun Burn

Munculnya bintik hitam, hiperpigmentasi ataupun kulit yang terbakar sinar matahari menjadi tanda bahwa Anda tidak menggunakan sunscreen dengan benar atau tidak memilih produk yang tepat sesuai dengan kondisi serta kebutuhan kulit. Untuk menghindarinya, Anda bisa memilih produk tabir surya dengan kandungan SPF di atas 30 dan prefer untuk menggunakan sunscreen dengan tipe broad spectrum SPF. Pemakaian sunscreen yang tidak tepat serta tidak memperhatikan kandungan yang ada pada produk yang digunakan akan membuat perlindungan terhadap paparan sinar UV menjadi tidak maksimal. Penggunaan tabir surya dengan benar dan memilih produk yang tepat bisa memaksimalkan hasilnya serta mencegah terjadinya hiperpigmentasi dan kulit yang terbakar sinar matahari.