Atasi Kulit Yang Terbakar Akibat Alat Catok

Atasi Kulit Yang Terbakar Akibat Alat Catok

Portal Berita – Demi mendapatkan tampilan rambut yang tertata rapi dan sesuai keinginan, tak sedikit wanita yang memanfaatkan alat catok hampir setiap harinya. Ada yang menggunakannya untuk meluruskan rambut yang keriting, ada pula yang menggunakannya untuk mengeriting rambutnya yang lurus. Berkat suhunya yang tinggi, alat catok dapat ‘membentuk’ dan menahan rambut dengan model yang Anda inginkan. Sayangnya, karena suhu tinggi ini pula, seseorang rentan mengalami luka bakar akibat pelat panas dari alat catok yang mengenai kulit. Apabila Anda tengah mengalami hal ini, coba atasi dengan cara berikut!

1. Kompres dingin

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sesegera mungkin setelah kulit terkena alat catok adalah mengompresnya dengan suhu dingin. Semakin lama kulit Anda dalam keadaan terbakar, semakin besar pula dampaknya. Dengan mengompres dingin dan menurunkan suhu kulit, Anda bisa mencegah luka bakar tingkat 1 (luka bakar pada epidermis alias permukaan kulit, biasanya ditandai dengan kemerahan) sebelum semakin parah menjadi luka bakar tingkat 2 (luka bakar pada epidermis dan sebagian dermis, biasanya ditandai dengan kulit lecet, bengkak, dan melepuh).

Hindari menempelkan es batu langsung pada luka bakar, karena hal ini dapat membuat kulit ‘kaget’. Sebagai gantinya, basahi luka bakar di bawah aliran air dingin selama 15-20 menit, lalu lanjutkan dengan kompres air dingin. Selain untuk mencegah luka bakar semakin parah, langkah ini juga akan membantu meredakan rasa sakit pada kulit.

2. Hindari membiarkan luka bakar terbuka

Kulit yang mengalami luka bakar sangat rentan akan infeksi. Oleh karena itu, hindari membiarkan area luka bakar dalam keadaan terbuka, terutama saat luka belum kering. Apabila luka bakar tergolong ringan, Anda bisa menutupinya dengan kain kasa saja. Namun, apabila luka bakar cukup memerah, Anda bisa menjaganya tetap streril sekaligus membantu mempercepat proses penyembuhan dengan mengaplikasikan krim topikal seperti Bioplacenton, aloe vera gel, atau ointment dari Pure Paw Paw yang memang ditujukan untuk meredakan luka bakar ringan.

3. Jangan menggunakan makeup

Apabila luka bakar Anda terdapat di wajah, selama proses pemulihan luka bakar sebaiknya hindari menggunakan makeup. Ketika luka bakar belum sepenuhnya kering dan masih terbuka, bahan kimia pada makeup berisiko mengiritasi luka bakar dan memperparah kondisi luka Anda. Namun, apabila luka bakar terdapat di bagian tubuh, sebaiknya hindari juga penggunaan parfum atau body lotion dengan kadar fragrance yang tinggi. Selain itu, tak ada salahnya pula untuk meminimalisir risiko iritasi dengan menggunakan gentle cleanser seperti Cetaphil pada area luka bakar, lho!

4. Gunakan pelembap

Biasanya, luka bakar ringan akan mulai pulih setelah 5-7 hari. Saat luka bakar sudah menutup dan tak lagi memerah, kini waktunya untuk merawat kulit di area tersebut. Tergantung dari tingkat luka bakar yang dialami, luka bakar mungkin akan menyisakan luka berupa keropeng atau koreng. Walaupun Anda ‘gemas’ melihatnya, jangan pernah menggaruk luka tersebut agar tidak meninggalkan berbekas. Namun, apabila luka bakar Anda hanya menyisakan sedikit kemerahan, Anda bisa merawatnya dengan menggunakan pelembap secara rutin. Pssst, kulit yang lembap akan mengurangi kemungkinan luka bakar meninggalkan bekas, lho!

5. Berikan perlindungan lebih

Walaupun sudah tampak lebih baik ketimbang saat pertama kali terkena alat catok, kondisi kulit yang mengalami luka bakar tetap lebih sensitif dan rentan mengalami iritasi. Oleh karenanya, selain tidak melewatkan penggunaan pelembap, Anda juga disarankan untuk selalu mengaplikasikan sunscreen untuk melindungi luka bakar dari paparan sinar matahari. Jangan sampai luka bakar kembali teriritasi dan meninggalkan bekas gelap karena paparan sinar matahari, ya! Selain itu, dikarenakan kondisi kulit jadi lebih sensitif, Anda juga bisa memilih physical sunscreen dengan titanium dioxide atau zinc dioxide yang minim risiko iritasi.

Terakhir, untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat menggunakan alat catok kembali, Anda juga bisa mengamankan alat catok dengan memberikan pelindung khusus yang membuatnya tak licin saat digenggam. Selebihnya, selalu biasakan diri untuk langsung menyimpan alat catok dengan rapi setelah digunakan untuk menghindari terjadinya luka bakar pada kulit.